Tentu kita mengamini bahwa harapan dihelatnya pilkada serentak kali ini yaitu bisa mencetak pemimpin-pemimpin yang bersih. Hal ini wajar mengingat selama ini kita sering mendapat kekecewaan dari sekian banyak kepala daerah karena terlibat korupsi. Alih-alih menjalankan program kerja secara amanah, mereka malah mempermainkan jabatan yang diembannya. Contoh terbaru yaitu operasi tangkap tangan KPK terhadap Bupati Klaten Sri Hartini, yang menghebohkan masyarakat di penghujung tahun lalu. Sri Hartini dituduh terlibat kasus suap terkait promosi jabatan dalam pengisian susunan dan tata kerja organisasi perangkat daerah. Sebelumnya juga terjadi kasus serupa yang menjerat Bupati Subang, Ojang Sohandi. Ojang ditangkap KPK karena didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang. Kasus di atas adalah sedikit contoh dari sederetan panjang kasus korupsi yang menimpa kepala daerah. Berdasarkan data KPK, hingga 2016 sedikitnya ada 361 kepala daerah yang terlibat kasus korupsi. Rinciann...